Rabu, 28 Juli 2021

Berbelanja Sayur dan Buah Online, Solusi Selama Pandemi


Pandemi membuat masyarakat harus berdiam diri di rumah jika ingin terhindar dari infeksi virus. Terlebih, dengan situasi kasus positif dan angka kematian yang terus mengalami peningkatan setiap harinya. Menjaga imun tubuh dengan mengonsumsi sayur dan buah segar bisa jadi salah satu bentuk usaha terbaik saat ini. Tidak heran, keberadaan aplikasi belanja online menjadi sangat dibutuhkan.


Penuhi Kebutuhan Konsumsi Sayur dan Buah dengan TaniHub


1. Kenali aplikasinya lebih dulu

TaniHub adalah perusahaan berbasis teknologi pertanian yang beroperasi sejak tahun 2016 silam. Awal mula kemunculannya diinisiasi oleh visi mendukung kesejahteraan para petani lokal berskala kecil. Hingga kini, perannya sebagai e-commerce terus berkembang dalam rangka merealisasikan ekosistem sehat di sektor pertanian.


Selain berbasis aplikasi belanja online, tersedia pula sistem berbentuk website yang dapat Anda akses melalui layanan browser. Berperan sebagai sarana penghubung petani lokal dan konsumen di mana kedua pihak dapat melakukan transaksi berdasarkan daerah domisili.


Sebagai contoh, masyarakat Jabodetabek dapat memilih petani di wilayah yang sama. Pengaturan sejenis itu tentu merupakan keuntungan tersendiri, di mana biaya distribusi menjadi relatif lebih bersahabat, baik untuk petani maupun konsumen.


Lebih jauh lagi, Anda dimungkinkan untuk melakukan transaksi secara mudah, ringkas, dan cepat. Namun jika ingin memulainya, Anda harus membuat akun terlebih dahulu.


2. Pahami cara pemanfaatannya

Anda bisa membuat akun melalui Google langsung atau memasukkan alamat email, yang nantinya sistem secara otomatis akan memandu proses pendaftaran sampai selesai. Tidak jauh berbeda dengan aplikasi belanja online lainnya, Anda akan dimintai sejumlah keterangan di mana salah duanya adalah nama lengkap dan alamat rumah demi kepentingan distribusi.


Setelah proses pendaftaran selesai dan akun telah diverifikasi, Anda bisa mulai bertransaksi melalui tanihub.com. Salah satu keistimewaan e-commerce ini adalah tampilan antarmuka yang sederhana dan eye catching sehingga relatif mudah digunakan.


3. Lanjutkan transaksi tanpa hambatan

Aplikasi belanja online untuk memenuhi kebutuhan sayur dan buah selama masa pandemi ini menyediakan sejumlah filter produk berdasarkan kategori tertentu. Pada tampilan awal, Anda akan diminta memilih area pengiriman dari beberapa kota di Indonesia seperti Surabaya, Malang, dan Pasuruan, tinggal menyesuaikan saja dengan domisili pembeli.


Selanjutnya, Anda bisa mulai mencari produk tertentu. Jika ingin membeli sayur dan buah, lakukan penyaringan berdasarkan klasifikasi buah atau sayur, keduanya didesain terpisah. Saat mengklik filter di kelompok buah, maka sistem akan menampilkan produk buah-buahan saja. Kemudian, konsumen dimungkinkan lagi untuk mengurutkannya sesuai abjad, relevansi, dan kisaran tarifnya.


Jika ingin langsung mencari produknya sesuai nama, Anda bisa menggunakan bantuan kolom pencari yang tersedia pada aplikasi belanja online ini dengan memasukkan kata kunci tertentu. Jika telah menentukan pilihan, Anda bisa menambahkannya pada keranjang belanja sebelum akhirnya melakukan checkout di akhir transaksi.


Ada ratusan jenis hasil panen dengan kualitas terpercaya, serta promo menarik setiap harinya. Selain mendukung kegiatan belanja buah dan sayur selama pandemi, masyarakat sebenarnya terbantu pula dari segi ekonomi.


Tidak hanya pembeli yang berpotensi menghemat pengeluaran rumah tangga dengan adanya aplikasi belanja online, melainkan petani pun jadi punya sarana untuk memasarkan produk. Tentu, butuh kerja sama berbagai pihak dalam praktiknya agar hajat hidup tetap terpenuhi, pun pandemi bisa sedikit teratasi.


Melihat penawaran yang diberikan oleh tanihub.com, akan sangat disayangkan jika Anda tetap memilih bertransaksi secara konvensional. Selain memenuhi kebutuhan buah dan sayur lewat aplikasi belanja online, tidak ada salahnya turut mendukung perekonomian petani lokal.


Related Posts

Berbelanja Sayur dan Buah Online, Solusi Selama Pandemi
4/ 5
Oleh