Jumat, 08 April 2022

Metaverse untuk Pendidikan: Konsep Pendidikan Masa Depan



Rumor metaverse mulai dibicarakan beberapa orang belakangan ini. Untuk beberapa kelompok, ada metaverse memberi keinginan yang besar untuk perubahan manusia. Tetapi, cukup banyak juga yang memiliki ketakutan besar untuk hadapi dunia metaverse.


Untuk beberapa orang yang menekuni di dunia pendidikan perlu mengetahui mengenai metaverse. Bahkan juga orangtua, harus juga mencari tahu mengenai metaverse ini. Meskipun metaverse masih juga dalam wujud konsep dan peluang aplikasinya sekian tahun mendatang, perlu untuk memahami mengenai konsep metaverse mulai sekarang ini.


Anda harus cari tahu mengenai konsep metaverse ini supaya tidak ketinggal seperti penerapan E-Learning. Ide metaverse ini perlu dimengerti dan didalami mulai saat ini supaya Anda tidak ketinggalan dalam perubahan teknologi yang makin hebat sekarang ini.


Istilah Metaverse

Untuk beberapa kelompok kemungkinan mengetahui mengenai metaverse karena Mark Zuckerberg. Salah satu pendiri Facebook itu mengganti nama perusahaannya jadi Meta. Mulai waktu itu, beberapa orang membicarakan mengenai konsep metaverse.


Istilah metaverse tersebut dikenalkan pertama kalinya oleh novelis, Neal Stephenson. Di tahun 1992, Neal Stephenson memvisualisasikan metaverse pada novelnya yang dengan judul Snow Crash. Istilah metaverse mengarah di dunia 3D yang ditempati oleh avatar dari orang betulan.


Dalam novelnya, Neil tidak memvisualisasikan metaverse sebagai suatu hal yang membuat orang yang memasuki dunia virtual jadi orang berbahagia. Malah, Neil memvisualisasikan jika metaverse membuat permasalahan yang cukup sulit. Dimulai dari ketagihan teknologi, kekerasan, sampai diskriminasi. Dan beberapa beberapa masalah itu dibawa ke dunia nyata.


Avatar Metaverse

Ide metaverse hampir serupa dengan ide sosial media di mana manusia sama-sama tersambung lewat media sosial. Tetapi, satu perihal yang membandingkan di antara metaverse dengan sosial media biasa yakni Anda dapat berhubungan di dunia virtual metaverse.

Dalam metaverse, manusia akan berhubungan di dunia virtual memakai avatar. Avatar sebagai watak atau visualisasi manusia berbentuk digital atau virtual. Meskipun berbentuk virtual, Anda dapat jalani kehidupan seperti dunia nyata.


Di dunia virtual, Anda bisa men-setting wujud avatar yang Anda punyai. Dimulai dari wujud wajah, badan, baju, sampai tempat tinggal yang Anda tempati. Tetapi, peralihan-perubahan yang Anda kerjakan pada baju atau tempat tinggal tidak gratis. Anda perlu beli atau bayar dengan uang agar bisa men-setting avatar seperti keinginan.


Banyak beberapa perusahaan retail terkenal yang telah melirik ide metaverse ini. Hingga cukup banyak dari perusahaan itu yang telah mempromokan mereknya untuk memberikan dukungan penampilan avatar Anda nanti.


Ide Kampus Metaverse

Rumor ide metaverse ini memasuki dunia pengajaran. Untuk beberapa kelompok belum juga siap karena ada sekolah atau kampus metaverse ini. Saat sebelum Anda berasa takut hadapi metaverse, Anda perlu ketahui ide dari sekolah metaverse tersebut.

Ide metaverse memungkinkan tenaga pengajar dan peserta didik berjumpa dalam sebuah dunia virtual. Mereka tak perlu keluar rumah untuk dapat lakukan evaluasi. Mereka hanya memakai kacamata 3D nya dan bisa langsung lakukan evaluasi seperti sekolah biasa. Yang membedakan hanya mereka berjumpa di dunia virtual berbentuk avatar.

Ide metaverse ini memungkinkannya peserta didik untuk terhubung pengajaran lebih jauh tanpa dasar domisili. Mereka bisa pilih pengajaran yang lebih berkualitas dengan gampang dengan biaya yang lebih murah dari sekolah biasa.

Ide kampus metaverse sebetulnya telah diaplikasikan di sejumlah negara luar. Namun, implementasi kampus virtual itu masih juga dalam wujud simpel. Pikirkan saja bila ide metaverse telah diaplikasikan nanti, tentu pembelajarannya makin memikat karena ada avatar.

Metaverse sebagai ide pendidikan masa datang sebuah wawasan yang tidak dapat Anda hindari. Karena itu, perlu penyiapan sejak awal  untuk menghadapi perubahan metaverse di periode mendatang.



Related Posts

Metaverse untuk Pendidikan: Konsep Pendidikan Masa Depan
4/ 5
Oleh

1 komentar:

9 April 2022 14.04 delete


Artikel Yang Menarik,Kunjungi Website Saya Please Jasa cleaning service

Reply
avatar